https://wahana-fisib.unpak.ac.id/index.php/wahana/issue/feed Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana 2026-01-29T04:31:57+00:00 Ratih Siti Aminah [email protected] Open Journal Systems <p align="justify">Media Bahasa, Sastra dan Budaya yang diterbitkan oleh Fakultas Sosial ilmu dan Budaya Universitas Pakuan dengan E-ISSN <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1521011032" target="_blank" rel="noopener">2622-4356</a>. </p> <p>Jurnal ini memuat makalah, pemikiran kritis, gagasan ilmiah, dan hasil penelitian pada bidang bahasa, sastra, budaya, komunikasi dan seni dalam bentuk artikel ilmiah dari para peneliti, akademisi, seniman, budayawan, dan mahasiswa dengan berbagai metode, baik kualitatif, kuantitatif, metode campuran, berbagai pendekatan dan teori bahasa, sastra,budaya, komunikasi dan seni.</p> <p>Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun berbentuk digital. Jurnal ini menjalin kerja sama dengan editor berstatus guru besar dari beberapa universitas yang akan meninjau artikel sebelum dipublikasikan. Setiap artikel yang dikirmkan akan ditinjau dan ditelaah (<em>review</em>) dengan metode <em>double blind</em> oleh dua orang penelaah. (<em>reviewer</em>).</p> <p>Media Bahasa Sastra dan Budaya Wahana telah terdaftar di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).</p> https://wahana-fisib.unpak.ac.id/index.php/wahana/article/view/22 RELIGIUSITAS DALAM TRADISI BAPENO PASCA KEMATIAN DI DUSUN PONDOK TINGGI KOTA SUNGAI PENUH 2026-01-05T04:54:34+00:00 Regina Dwi Maharani [email protected] Liza Septa Wilyanti [email protected] Nurfadilah Nurfadilah [email protected] <p>Penelitian tentang religiusitas dalam tradisi <em>Bapeno</em> pasca kematian di Dusun Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, ini berfokus pada penafsiran tuturan adat yang berisi doa, nasihat, serta pesan moral dan spiritual yang disampaikan oleh Ninik Mamak dan Teganai Rumah dalam prosesi pascakematian. Tradisi <em>Bapeno</em> sebagai warisan lisan masyarakat Kerinci tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian adat istiadat, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai keagamaan yang menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menghadapi duka, mempererat ikatan sosial, dan menjaga kelangsungan adat istiadat. Latar belakang penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk menafsirkan kembali muatan keagamaan tuturan <em>Bapeno</em>, terutama ketika generasi muda mulai mengalami kesulitan dalam memahami makna simbolik dan spiritualnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap nilai-nilai keagamaan yang tersembunyi dalam setiap tuturan <em>Bapeno</em> pasca kematian melalui pendekatan hermeneutika Paul Ricoeur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data primer bersumber dari dokumentasi naskah Bapeno terbitan Lembaga Adat Dusun Pondok Tinggi dan data pendukung berupa wawancara dengan tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Bapeno</em> mencakup lima dimensi religiusitas: keyakinan, praktik ibadah, pengalaman spiritual, pengetahuan agama, dan konsekuensi moral. Doa-doa tersebut mencerminkan keimanan kepada Tuhan dan doa untuk keselamatan almarhum, sementara nasihat menekankan kesabaran, ketulusan, dan keteguhan iman bagi keluarga yang ditinggalkan. <em>Bapeno</em> tentunya sangat berperan dalam mempererat solidaritas sosial, menjaga kerukunan adat, dan meneguhkan jati diri keagamaan masyarakat Kerinci. Dengan demikian, tradisi <em>Bapeno</em> bukan sekadar ritual adat, tetapi juga sarana internalisasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat Pondok Tinggi.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana https://wahana-fisib.unpak.ac.id/index.php/wahana/article/view/13 ANALISIS KONTEN INSTAGRAM NARASI TV SEBAGAI RUANG PUBLIK DIGITAL PADA FENOMENA POSTER BIRU PERINGATAN DARURAT 2026-01-05T05:01:15+00:00 Ageng Rara Cindoswari [email protected] Bonardo Marulitua Aritonang [email protected] Renita Kurnia [email protected] Gustina Romaria [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena "Poster Biru Peringatan Darurat" yang diunggah di akun Instagram Narasi TV sebagai bentuk ruang publik digital dalam komunikasi sosial-politik. Dalam era digital, media sosial telah berkembang menjadi ruang yang memungkinkan partisipasi publik dalam diskursus sosial-politik secara terbuka dan terdesentralisasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten deskriptif dan deduktif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian terdiri dari dua unggahan feed dan satu reels yang diposting pada akun Instagram Narasi TV pada 21-25 Agustus 2024. Analisis tematik menggunakan Voyant Tools dilakukan untuk mengidentifikasi tema-tema dominan dalam konten, sementara analisis sentimen menggunakan Orange 3.39 digunakan untuk mengategorikan sentimen positif, negatif, dan netral yang terkandung dalam unggahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema yang dominan adalah Krisis Demokrasi dan Darurat Konstitusional, dengan sentimen netral cenderung negatif yang lebih banyak muncul, mencerminkan ketidakpuasan terhadap kondisi politik Indonesia. Konten ini juga menciptakan ruang publik digital yang inklusif, di mana masyarakat dapat berpartisipasi dalam protes digital, mengungkapkan ketidakpuasan dan solidaritas sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, memainkan peran penting dalam memfasilitasi demokrasi digital dan partisipasi politik publik.</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana https://wahana-fisib.unpak.ac.id/index.php/wahana/article/view/24 PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @KAMPOENG_GALLERY UNTUK MENGENALKAN KEDAI KOPI BARANG ANTIK 2026-01-29T04:31:57+00:00 Khairunissa Ardelia [email protected] Ismail Taufik Rusfien [email protected] <p class="s19"><span class="s18"><span class="bumpedFont15">Kampoeng</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15"> Gallery is a coffee shop that highlights antiques and a vintage atmosphere as its main attraction. In introducing its business identity and values to the public, </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15">Kampoeng</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15"> Gallery utilizes Instagram as its primary platform for communication and promotion. This study aims to examine how </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15">Kampoeng</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15"> Gallery’s Instagram account is used to promote the antique-themed coffee shop during the period of January to June 2025. The research employs a descriptive qualitative method, with data collected through in-depth interviews and documentation studies. This study refers to the theory of social media utilization objectives and the theory of Instagram features as proposed by </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15">Puspitasari</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15"> &amp; Purwani (2022). The findings indicate that </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15">Kampoeng</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15"> Gallery makes use of features such as Feed, Story, </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15">Snapgram</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15">, IGTV, along with filters and music, to build a consistent visual identity, generate engagement, and convey narratives related to the café's atmosphere and antique collections. Based on the results, it can be concluded that </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15">Kampoeng</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont15"> Gallery's use of Instagram functions not only as a promotional tool, but also as an effective medium of visual communication for introducing a business concept rooted in local values and a distinctive identity. This study is expected to serve as a reference for developing digital communication strategies for small businesses that prioritize character and cultural values.</span></span></p> 2026-02-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana https://wahana-fisib.unpak.ac.id/index.php/wahana/article/view/14 STRATEGI KOMUNIKASI CUSTOMER SERVICE OFFICER BANK BCA KCP MUARA KARANG 2 DALAM MENINGKATKAN CITRA PERUSAHAAN 2025-12-18T06:11:06+00:00 Galuh Sukmaranti [email protected] Fauziah Yanis [email protected] Hafzotillah Hafzotillah [email protected] <p><em>Customer Service is a part of an organizational unit or bank, located in the Front Office, which functions as a source of information and intermediary for banks and customers who want to obtain bank services and products. Currently, many cases of fraud are carried out by many irresponsible individuals with various modes. Lack of information received by customers will make customers easily affected by these fraud cases and this will greatly affect the company's image or banking image. This study aims to determine the strategy of Customer Service Officers at Bank BCA KCP Muara Karang 2. The object studied is the CSO Strategy in improving the company's image. This study uses a qualitative descriptive method. Data collected in the form of interviews, observations, and participant observations. This study uses the theory of BCA CSO communication strategies in general which focus on Service Excellence which aims to build customer loyalty and satisfaction and public relations theory. The results of the study indicate that the CSO communication strategy at BCA Muara Karang 2 is successful and runs effectively, CSOs can respond and receive customer complaints well and the CSO communication that is running is effective and produces customer loyalty and a positive image for BCA KCP Muara Karang 2.</em></p> <p> </p> <p><em> </em></p> <p> </p> 2026-02-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana