ANALISIS PEMANFAATAN AKUN INSTAGRAM PADA BRAND FASHION LOKAL D’GAWAN
DOI:
https://doi.org/10.33751/wahana.v32i1.49Kata Kunci:
D’Gawan, Instagram, fashionAbstrak
Abstract
This study aims to analyze the use of the Instagram account @dgawan.co by the local fashion brand D’Gawan. The background of this study relates to the issue of preserving batik in Indonesia in the digital age, where the government hopes and encourages batik businesses to utilize digital platforms such as social media to continue promoting and marketing batik. Based on this, the D’Gawan brand utilizes the Instagram account @dgawan.co as a medium for the promotion and sales of its products. The method used in this study is a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that the @dgawan.co account consistently posts on Instagram, averaging 7 posts per week. It engages with followers through the question box in Instagram Stories and the comments section. It uses specific hashtags in every post, such as the brand name, motto, product name, and event names like “Payday Sale,” to facilitate product information searches. It simplifies product access through content containing product information, including marketplace links in the account bio and Instagram Story posts. On certain occasions, it holds giveaways, though these are still infrequent as the brand considers them not yet a priority.
Keywords : D’Gawan, Instagram, Fashion
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial Instagram @dgawan.co pada brand fashion lokal D’Gawan. Latar belakang penelitian ini merujuk pada masalah pelestarian batik di Indonesia di era digital, yang dimana pemerintah berharap dan mendorong bahwa pelaku usaha batik dapat memanfaatkan platform digital seperti media sosial untuk terus mengenalkan dan memasarkan batik. Berdasarkan hal tersebut brand D’Gawan memanfaatkan akun Instagram @dgawan.co sebagai media keberlangsungan promosi dan penjualan produknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akun @dgawan.co memanfaatkan akun Instagram dengan konsisten membuat posting sebanyak 7 kali posting per minggu. Menjalin interaksi melalui question box di instastory, kolom komentar. Menggunakan hashtag di setiap postingan yang bersifat spesifik seperti nama brand, moto, nama produk, nama momen seperti payday sale untuk mempermudah pencarian informasi produk. Mempermudah dalam mengakses pencarian produk melalui konten yang berisi informasi produk, mencantumkan link marketplace di bio akun dan unggahan instastory. Dalam momen tertentu mengadakan giveaway, namun masih jarang dilakukan karena brand menilai belum menjadi prioritas.
Kata kunci: D’Gawan , Instagram, fashion
Referensi
Abdillah, L. A. (2022). Peranan Media Sosial Modern. Bening Media Publishing.
Fadilah, I. (2024). Warga RI Lebih Suka Belanja Online atau Langsung ke Toko? Ini Risetnya. DetikFinance. https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7303869/warga-ri-lebih-suka-belanja-online-atau-langsung-ke-toko-ini-risetnya
Irsyad, N. ’, Nuryasin, L., & Setyawan, S. (2023). Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Komunikasi Pemasaran (Studi Kasus Pada Akun Instagram @Limeliterentalkamera & @Sololensa). Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi Dan Informasi, 8(4), 816–831. http://jurnalilmukomunikasi.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/118
Ni Putu Ari Krismajayanti, Made Ratih Nurmalasari, Putu Putri Prawitasari, & Ida Ayu Putu Megawati. (2025). Antara Tren, Gaya dan Kebutuhan Pada Produk Fashion. Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS), 6(1), 28–38. https://doi.org/10.51875/jibms.v6i1.587
Nirwana, D. A., & Khuntari, D. (2021). Penggunaan Instagram Sebagai Media Komunikasi Pemasaran Online Pada @Celyne.Official the Use of Instagram As an Online Marketing Communication Medium on @Celyne.Official. Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi Dan Komunikasi, 5(2), 36–48.
Puspitasari, N. & P. D. A. (2022). Cyber Public Relations: Berubah atau Terlibas. AdipuraBooks.
Putra, Y., Santoso, P. Y., & Adhypoetro, R. R. (2021). Branding Produk Dalam Menjaga Loyalitas Konsumen Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Cyber PR, 1(1), 11–21. https://doi.org/10.32509/cyberpr.v1i1.1415
Putri, A.F., Rusfien, I. T., (2025). Analisis Instagram @thefarmpancawati dalam Meningkatkan Daya Tarik Pariwisata. [Skripsi, Universitas Pakuan].
https://journal.unpak.ac.id/index.php/wahana/article/view/12660
Qadir, A., & Ramli, M. (2024). Media Sosial (Definisi, Sejarah Dan Jenis-Jenisnya). Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 3(Vol. 3 No. 6 (2024): November : Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya), 2714. https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan
Srisusilawati, P., Prasetyo, S. N., Nur Hamidah, S. A., Rihhadatull ’Aisy, R. A., & Oktavia, R. (2024). Tren dan Perkembangan Fashion Syariah Pada Era Modern di Kota Bandung. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(1), 953. https://doi.org/10.29040/jiei.v10i1.12319
Syifa, H. K. (2025). Wamenperin Dorong Anak Muda Aktif Lestarikan Batik di Era Digital. Detikfinance. https://finance.detik.com/industri/d-8037124/wamenperin-dorong-anak-muda-aktif-lestarikan-batik-di-era-digital#google_vignette
Wahyuni, S. (2023). Riset Kualitatif: Strategi dan Contoh Praktis. PT Kompas Media.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







